Wujudkan Penangkar Benih yang Mandiri dan Tangguh, BPTP Gorontalo Gelar Bimbingan Teknis Berbasis Korporasi Petani
BPTP Gorontalo kembali melaksanakan Bimbingan Teknis produksi benih jagung hibrida berbasis korporasi petani yang dilaksanakan di Patilanggio Kabupaten Pohuwato (25/08/2021). Kegiatan bimbingan teknis kali ini menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Pohuwato pada khususnya dan Provinsi Gorontalo pada umumnya untuk mewujudkan penangkar benih yang mandiri, khususnya Jagung yang menjadi komoditas unggulan di Provinsi yang kita banggakan ini.
Kegiatan bimbingan teknis ini dihadiri langsung oleh Bupati Pohuwato Syaipul. A Mbuinga, Kepala BPTP Gorontalo Dr Amin Nur SP, M.Si, Kepala BPSB Provinsi Gorontalo di wakili Muhammad Arif Jasin, Penyuluh dan PPL Desa Patilanggio dan para kelompok tani.
Dalam kegiatan tersebut Bupati Pohuwato mengungkapkan sangat berterima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan tersebut, dimana beliau sangat mengapresiasi seluruh pengetahuan dan teknologi, pengadaan induk benih jantan dan betina, termasuk pendampingan hingga pengadaan pupuk yang diperlukan selama penangkaran.
Masyarakat telah menyiapkan lahan untuk mewujudkan program yang didukung penuh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian serta PT TWINN (Tunas Widji Inti Nayottama) Olehnya, apresiasi yang tinggi pemkab kepada pihak yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
Petani dan penyuluh pertanian pun diharapkan menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pelatihan yang digelar untuk mencapai target produksi benih jagung berkualitas dari daerah itu.Sebab dampak ekonominya diyakini sangat besar dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani jagung khususnya di daerah itu.
Kepala BPTP Gorontalo Dr Amin Nur, SP, M.Si pada kegiatan tersebut, mengatakan kegiatan penanaman benih yang dirangkaikan dengan bimbingan teknis itu merupakan program dari Kementerian Pertanian."Karena ini merupakan salah satu program yang menunjang untuk penyediaan benih, khususnya untuk Kabupaten Pohuwato," ujarnya.
Ia menjelaskan jika Provinsi Gorontalo termasuk sepuluh besar daerah produksi jagung di Indonesia.
"Semoga melalui bimbingan teknis produksi benih jagung hibrida berbasis korporasi petani ini kami berharap muncul penangkat benih jagung hibrida dari para peserta," harapnya.
