Terlibat Kegiatan Riset, BPTP Gorontalo Dampingi Penangkaran Jagung JH 37

Dr. Aisyah Ahmad, SP., M.Si, peneliti BPTP Gorontalo dan Wasirin, SP beserta tim melakukan pengamatan di lahan riset yang berlokasi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Gorontalo (BPTP) Gorontalo kembali mendapat mandat mendampingi kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK). Kamis (21/10/2021), Dr. Aisyah Ahmad, SP., M.Si, peneliti BPTP Gorontalo beserta tim melakukan pengamatan di lahan riset yang berlokasi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.
 
Kegiatan RPIK ini merupakan hasil kerjasama antara Pusat Penelitian Tanaman Pangan dengan Balai Penelitian Tanaman Serelia (Balitsereal). Dengan keluaran produksi benih jagung hibrida yang nantinya akan dikelola oleh mitra. Kegiatan riset kali ini berbasis korporasi petani dengan menggandeng BPTP Gorontalo, Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato serta Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Gorontalo.
 
Total terdapat 35 Ha luas penangkaran jagung hibrida JH 37 di Desa Suka Makmur digunakan sebahai lahan riset. Saat ini Jagung Hibrida JH 37 yang ditanam masih dalam tahap pemeliharaan dengan target panen di pertengahan bulan Desember. Kegiatan riset kali ini juga menggandeng PT. Tunas Widji Inti Nayottama (TWINN) sebagai mitra pemasarannya.
 
Dengan kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif semacam ini diharapkan inotek pertanian mampu terdiseminasikan lebih masif. Dan menghasilkan keluaran benih unggul yang dapat digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Pohuwato maupun di Provinsi Gorontalo.09:20

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli