Sinergi dengan Balitsereal dan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, BPTP Gorontalo Gelar Bimtek Umpan Balik Penerapan Teknologi Produksi Benih Jagung Hibrida
BPTP Gorontalo menggelar bimbingan teknis umpan balik penerapan teknologi produksi benih jagung hibrida kementerian pertanian mendukung desentralisasi perbenihan berbasis korporasi petani yang bertempat di Grand Q Meeting Room Kamis (18/11/2021). Bimtek ini dihadiri oleh Kepala BPTP Gorontalo Dr. Amin Nur, SP, M.Si, Kepala Balitsereal Dr. Muh Azrai, SP, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Dr. Ir Muljadi D. Mario serta para petani penangkar jagung se-Provinsi Gorontalo.
Kepala BPTP Gorontalo dalam sambutannya mengungkapkan tujuan dari bimtek ini merupakan umpan balik dari kegiatan Riset pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Desentralisasi Perbenihan Berbasis Korporasi yang telah dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Pohuwato, serta pendampingan para petani penangkar yang telah membangun sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Balitsereal dan BPTP Gorontalo untuk memajukan,memandirikan, dan memodernisasikan pertanian di daerah provinsi gorontalo ini.
“Dalam kesempatan ini para petani dapat menanyakan masalah yang ditemui dan apa yang di alami pada saat dilapangan kepada para narasumber yang memang ahlinya dalam hal ini”. Ucap Amin Nur.
Kepala Balitsereal Dr. Muhammad Azrai, SP, M.Si juga mengungkapkan Provinsi Gorontalo merupakan salah satu dari 3 provinsi yang dikawal langsung oleh balitsereal dalam rangka untuk mewujudkan desentralisasi perbenihan nasional.
“Kenapa saya pilih gorontalo, karena perjuangan pak kadis pertanian provinsi dari dulu ingin menjadikan provinsi gorontalo menjadi sentra industri benih jagung". Ucap Kabalai.
Kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Dr . Ir Muljadi D. Mario memberikan arahannya sekaligus membuka acara bimtek tersebut. Dalam arahannya beliau mengungkapkan para petani dapat menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pelatihan yang digelar untuk mencapai target produksi benih jagung berkualitas.
"Dari gubernur pertama sampai saat ini jagung merupakan komoditas terbesar di Provinsi Gorontalo, namun kita belum berdaulat sebagai penangkar benih maka dari itu saya berharap dengan adanya pelatihan ini para petani harus memanfaatkan momen tersebut karena membuat benih hibrida harus memiliki keterampilan khusus, melalui kegiatan ini para ahlinya sudah ada disini maka manfaatkan sebaik-baiknya", Tegas Muljadi.
