Peduli Pendidikan Vokasi, BPTP Gorontalo Siap Jembatani Kebutuhan SMK
Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK) tidak mungkin bisa menjadi Sekolah Vokasi Unggulan jika tidak bekerjasama dengan Industri dan Dunia Kerja. Sekolah yang mengabaikan keterlibatan dunia kerja tidak akan memiliki kemampuan untuk memperlengkapi siswa agar terampil dan berdaya guna di dunia kerja.
SMK Negeri 1 Paguyaman membuktikan kepeduliannya terhadap masa depan para siswa dan siswinya dengan mengundang beberapa industri dan dunia kerja baik swasta maupun pemerintahan seperti PT. PG Tolangohula Gorontalo, PT EAST WEST SEED Indonesia, BPTP Gorontalo, dan Balai Perlindungan Tanaman Pertanian Provinsi Gorontalo dalam hal penyusunan program pembelajaran berbasis proyek yang di mediasi oleh SMK Pusat Keunggulan (PK).(30/09/2021)
Kepala Sekolah SMK 1 Paguyaman Lukman Hakim Puluhulawa, M.Pd mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan sebagai awal untuk memetakan kecocokan para siswa siswi yang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Industri dan Dunia Kerja selama 6 Bulan.
Pengawas SMK Pusat Keunggulan Ramli Eksan, M.Pd dalam kesempatan sama juga menyampaikan bahwa sekolah yang akan melaksanakan PKL harus memperhatikan relevansi kompetensi keahlian siswa dengan dunia kerja dan kesesuaian kompetensi keahlian siswa sesuai dengan deskripsi kerja (job description).
“Pihak sekolah harus benar benar memperhatikan skill siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, karena jangan sampai siswa pada saat PKL hanya bisa melakukan 2 hal yaitu bikin kopi dan foto kopi.” Ungkap Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi.
Sub Koordinator KSPP BPTP Gorontalo Fatmah Sari Indah Hiola, SP mengungkapkan BPTP Gorontalo siap menjadi jembatan antara pendidikan vokasi dengan dunia kerja dan berharap para lulusan SMK Negeri 1 Paguyaman nantinya bermanfaat bagi industri dan masyarakat.
“Kami coba menjembatani agar lulusan pendidikan kejuruan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik industri. Tidak hanya itu, kami juga berharap para lulusannya menjadi sosok yang humanis, peka sekaligus solutif menyikapi dinamika industri dan masyarakat,”. Ujar Sub Koordinator KSPP BPTP Gorontalo.
