Kunjungi Balitjestro, BPTP Gorontalo Siap Adopsi Teknologi Perbenihan Jeruk
Kamis (02/09/2021), BPTP Gorontalo berkunjung ke Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Punten dan Tlekung. Instalasi Penelitian Punten dan Tlekung dimiliki oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropika yang mengkaji inovasi teknologi pertanian tanaman sub tropika (Balitjestro). Kunjungan yang dilaksanakan dalam rangka diseminasi Teknologi Perbenihan Jeruk Bebas Penyakit itu dihadiri oleh Kepala BPTP diantaranya Kepala BPTP Jatim, Kepulauan Riau, Bangka Belitung hingga BPTP Jateng.
Dalam kunjungan tersebut, berbagai informasi mengenai budidaya hingga inovasi teknologi dalam menghasilkan benih jeruk bebas penyakit di Balitjestro disampaikan. Screen house dan Laboratorium Balitjestro juga menjadi tempat kunjungan. Tim Balitjestro pun menampilkan praktek budidaya mulai dari pembersihan pohon induk melalui STG, yang dilanjutkan dengan BF dan BPMT yang nantinya akan menjadi sumber mata tempel untuk perbanyakan benih sebar. Nantinya sumber mata tempel ini dapat disalurkan ke kawasan pengembangan jeruk.
Sekedar info, benih sumber jeruk bebas penyakit dari Balitjestro sebanyak 39 ribu telah beredar di 26 Provinsi serta benih sebar jeruk telah diedarkan sebanyak 15 juta di 30 provinsi. Ini setara dengan 39 ribu ha atau 69% dari total luas area panen jeruk nasional. Balitjestro menjadi rujukan utama pengembangan jeruk nasional.
Kedepan diharapkan perbenihan benih jeruk bebas penyakit bisa dilakukan secara Mandiri diwilayah kawasan pengembangan jeruk di Indonesia. Balitjestro sebagai balai penelitian yang menghasilkan teknologi perbenihan bebas penyakit siap melakukan pendampingan dalam menghasilkan benih jeruk bebas penyakit didaerah kawasan pengembangan jeruk. Sehingga kedepan dengan penggunaan benih bebas penyakit didaerah kawasan pengembangan jeruk berefek pada peningkatan produktivitas dan kualitas jeruk yang dihasilkan.

