BPTP Gorontalo kembangkan pupuk organik ramah lingkungan
Balitbangtan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Gorontalo terus mengembangkan pupuk organik bagi tanaman dengan menggunakan bahan yang mudah ditemukan. Senin, 15 Februari 2021, bertempat di Laboratorium BPTP Gorontalo beberapa peneliti, penyuluh dan teknisi litkayasa membuat pupuk organik dari berbagai bahan.
Penyuluh Ahli Muda BPTP Gorontalo, Soimah Munawaroh, SP, mengatakan pupuk nabati tersebut merupakan teknologi ramah lingkungan yang mudah dan murah dalam segi pembuatan. "Pupuk ini dibuat dari berbagai bahan yang mudah kita dapatkan di lingkungan kita," ujarnya. Ia menguraikan, bahan yang digunakan diantaranya cangkang telur ayam, gula merah, cuka, jantung pisang, ikan cakalang, rebung, pepaya hingga kangkung.
"Pupuk ini lebih ramah lingkungan dengan harganya yang terjangkau. Dengan memanfaatkan bahan sekitar, kita bisa memproduksi pupuk organik dari berbagai jenis tanaman," ungkap Soimah.
Penggunaan pupuk organik baik bagi tanaman, meningkatkan produktivitas tanaman, meningkatkan kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, merangsang pertumbuhan akar, batang, daun hingga menggemburkan dan menyuburkan tanah.
Kedepannya Balitbangtan BPTP Gorontalo akan menggelar pelatihan pembuatan pupuk tersebut bagi petani dan masyarakat Gorontalo untuk mendiseminasikan teknologi serupa.