BPTP Gorontalo ikuti tahap wawancara pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Lingkup Kementan
Kamis (01/12/2022) bertempat di Aula Samia, Kepala BPTP Gorontalo Dr. Sumarni Panikkai, SP. M.Si, didampingi Tim PPID BPTP Gorontalo mengikuti tahapan terakhir dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik lingkup Kementerian Pertanian yaitu Tahapan Wawancara. Wawancara yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dilakukan untuk menggali pemahaman kepala UPT terkait komitmen dan implementasi keterbukaan informasi publik di masing2 UPT.
Kegiatan yang dimediasi oleh PPID Utama Kementerian Pertanian ini menghadirkan 3 orang Dewan Juri yakni Tya Tirtasari Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat, Desiana Samosir Pengamat Keterbukaan Informasi Publik Sali LSM FoINI, serta M. Yasin Dosen Fakultas Ilmu Administrasi UI. Dalam paparannya Kepala BPTP Gorontalo menyampaikan bentuk komitmen pimpinan dan segenap staf BPTP Gorontalo terhadap Keterbukaan Informasi Publik yg diamanatkan dalam UU No.14 tahun 2008 sebagaimana yang telah dituangkan dalam dokumen Komitmen Pelayanan Keterbukaan Informasi yang telah ditandatangani oleh segenap pimpinan serta perwakilan pejabat fungsional dan Tim PPID yaitu melalui Penyediaan Anggaran, Penyediaan Sarana Prasarana Pendukung dan Penyiapan SDM kompeten serta pelaksanaan Pelayanan keterbukaan Informasi yang mudah, cepat dan akurat. Masuknya BPTP Gorontalo bersama 14 UPT eselon 3 lainnya pada tahap wawancara secara otomatis menempatkan BPTP Gorontalo Kembali meraih peringkat tertinggi pada pelayanan KIP yaitu peringkat INFORMATIF.
Lebih lanjut Sumarni Panikkai berharap semoga capaian ini menjadi pendorong segenap karyawan BPTP Gorontalo dalam memberikan keterbukaan Informasi Inotek dan terus berinovasi untuk kemandirian, kemajuan dan modernisasi pertanian. Adapun inovasi layanan yg dikembangkan yang sempat menjadi perhatian dan mendapatkan apresiasi dari Dewan Juri adalah yaitu Komitmen Pimpinan BPTP Gorontalo menyediakan anggaran dalam mendukung KIP hingga mencapai angka 250 juta, tingkat kecepatan layanan Informasi yang diselesaikan dalam waktu paling tinggi 1 jam, serta inovasi website yang ramah disabilitas.