BPTP Gorontalo Ikuti Rapat Koordinasi Lingkup Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Suasana Rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Kepala Balitbangtan, Dr. Fadjry Djufry dan dihadiri oleh kepala BBP2TP, Dr Fery  Fahrudin Munir, Kepala BPTP, Koordinator/ Sub Koordinator BBP2TP, Kepala Bagian Tata Usaha, Sub Koordinator KSPP serta peneliti dan penyuluh BPTP seluruh Indonesia. ( 28/04/2021) Foto Sumber BBP2TP

Dalam rangka akselerasi pencapaian sasaran kegiatan Badan Litbang Pertanian Tahun 2021, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian melaksanakan kegiatan rapat koordinasi Lingkup BBP2TP selama 2 (dua) hari dimulai pada hari Rabu (28/04/2021). Kegiatan tersebut membahas evaluasi kinerja program dan kegiatan tahun 2021, rencana tindak lanjut serta program kesinambungan dengan matriks kegiatan tahun 2022. Rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Balitbangtan, Dr. Fadjry Djufry dan dihadiri oleh kepala BBP2TP, Dr Fery  Fahrudin Munir, Kepala BPTP, Koordinator/ Sub Koordinator BBP2TP, Kepala Bagian Tata Usaha, Sub Koordinator KSPP serta peneliti dan penyuluh BPTP seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Dr. Fadjry Djufry yang didampingi Kepala BBP2TP menyatakan komitmennya untuk selalu mendukung penuh BPTP di seluruh Indonesia. "BPTP sebagai instansi vertikal Kementerian Pertanian menjadi ujung tombak Kementan untuk pengawalan, pendampingan dan pengawasan di setiap provinsi. Petakan wilayah berdasarkan komoditas unggulan, pastikan teknologi dan varietas unggul dimanfaatkan secara berkesinambungan melalui pendampingan Balitbangtan,” tegas Kepala Badan.

Kepala Balitbangtan juga menekankan upaya kesinambungan melalui kegiatan pendampingan teknologi dan pengawasan sebagai bagian tanggung jawab Balitbangtan terhadap keberhasilan program. Beliau menyebut kegiatan perbenihan sebagai upaya menunjukkan kinerja Badan Litbang Pertanian selama ini.
Terkait tantangan penganggaran yang dihadapi Balitbangtan secara umum, Fadjry mengingatkan berbagai sumberdaya yang dimiliki disarankan untuk dikelola secara maksimal. Disampaikan juga konsep penelitian/pengkajian tidak lagi bersifat partial dan kecil-kecil, akan tetapi harus berupa pengembangan kawasan hulu hilir melalui jalinan sinergi, intregrasi dan kolaborasi bersama stakeholder terkait, khususnya Ditjen Teknis Kementan, UK/UPT Balitbangtan, Komisi IV DPR RI, Pemerintah Daerah, dan intitusi lainnya.

Dr. Fadjry Djufry juga memotivasi peneliti-penyuluh untuk meningkatkan kreatifitas dan memanfaatkan berbagai kegiatan pendampingan sebagai ajang peningkatan kinerja. Di akhir arahannya, beliau mengapresiasi BPTP yang disebutnya dalam kondisi apapun BPTP tetap bertahan dan menyampaikan salam semangat kepada civitas BPTP untuk terus berkarya dan niatkan bekerja untuk bangsa dan negara
“Tidak ada keringat yang mengingkari hasil,” pungkas Fadjry.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli