BPTP Gorontalo Hadiri FGD Agen Hayati Jagung

Perwakilan BPTP Gorontalo, pada kesempatan tersebut mendiskusikan terkait proses metode membangun kesadaran petani dalam penerapan PHT, maupun renormalisasi ekosistem hayati menunjang keberlanjutan agen hayati serta berharap pengendalian tersebut dapat diterapkan pada komoditas hortikultura (sayuran dan buah) yang lebih banyak dikonsumsi manusia.

Kesadaran akan pentingnya pentingnya pertanian berkelanjutan, maka sejak 2021 Distan Prov Gorontalo melalui Balai Perlindungan Tanaman Provinsi Gorontalo melakukan koleksi agensi hayati di Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan UB dan UNG. Agen hayati yang telah diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pengendali hama atau penyakit sehingga dapat mengurangi penggunaan bahan kimia sintetik. Pada tahun kedua pelaksanaan kegiatan, 2022 telah diidentifikasi 6 koleksi agen hayati Tricoderma sp yang sementara diuji coba pada pertanaman jagung. Kegiatan FGD sendiri, yang dibuka oleh Kadistan Prov Dr. Muljady D Mario, merupakan forum yang dilaksanakan untuk  penyampaian perkembangan kegiatan tersebut sekaligus meningkatkan pengetahuan peserta terhadap konsep PHT dan kesadaran menciptakan ekosistem bagi perkembangan agen hayati yg disampaikan oleh akademisi UB yaitu Prof Dr Abdul Latif Abadi dan Luqman Qurota Aini, Ph.D. Perwakilan BPTP, pada kesempatan tersebut mendiskusikan terkait proses metode membangun kesadaran petani dalam penerapan PHT, maupun renormalisasi ekosistem hayati menunjang keberlanjutan agen hayati serta berharap pengendalian tersebut dapat diterapkan pada komoditas hortikultura (sayuran dan buah) yang lebih banyak dikonsumsi manusia.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli