BPTP Gorontalo Hadiri Rakor dalam Upaya Konsolidasi Peran Strategis BPTP dalam Pemantapan Rencana Kerja TA 2023

Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dalam rangka mengevaluasi kinerja kegiatan TA 2022 dan memantapkan rencana kerja TA 2023 yang dilaksanakan di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta (Pasca Panen) Bogor.

Senin(12/09/2022). Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dalam rangka mengevaluasi kinerja kegiatan TA 2022 dan memantapkan rencana kerja TA 2023 yang dilaksanakan di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta (Pasca Panen) Bogor. Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Balitbangtan, Sekretaris Balitbangtan, Kepala BBP2TP, Kepala BPTP, Sub Koordinator Program dan Evaluasi BPTP, Manajemen BBP2TP, dan Koordinator Penyuluh BBP2TP. Jumlah peserta secara keseluruhan sekitar 125 orang.Tahun 2023, BBP2TP diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran program dan strategis Kementan tahun anggaran 2023, dengan dukungan dari 33 Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang berada di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Litbang, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., menyatakan bahwa ke depan seluruh kegiatan pertanian dari hulu sampai hilir harus terstandardisasi, baik produk, sistem, kelembagaan, dan SDM di bidang pertanian. "Peran BPTP dalam standardisasi komoditas lokal spesifik lokasi, baik mutu dan keamanan kesehatan, sehingga dapat menembus berbagai negara tujuan ekspor pertanian Indonesia.”tutur Fadjry.

Untuk mendukung program strategis Kementan, dipaparkan juga beberapa materi selama rakor berlangsung. Materi tersebut diantaranya strategi penguatan dan layanan penerapan produk standar pertanian, kerjasama perbanyakan benih mendukung mandiri benih nasional, dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai alternatif modal usaha tani, rencana kerja BSIP TA 2023 dan optomalisasi pemanfaatan IP2TP, serta penguatan kerja sama dan hubungan antar lembaga.

Dalam rakor tersebut, Sekretaris Balitbangtan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA., juga memberi arahan kepada BPTP untuk mengoptimalkan pemanfaatan IP2TP. “Kebun percobaan IP2TP Balitbangtan jumlahnya sebanyak 131 KP dan luas 47.007.530 meter persegi bisa dioptimalkan penggunaannya untuk pemeliharaan SDG, produksi benih, pembuatan produk, dan penyebarluasan teknologi"papar Haris.

Rakor bertema “Konsolidasi Penerapan Standar Instrumen Pertanian Antisipasi Krisis Pangan Global” ini diharapkan dapat menjadi salah satu wahana untuk mewujudkan peran strategis BBP2TP dan BPTP dalam mendukung pertanian maju, mandiri, dan modern. Kepala BBP2TP, Dr. Ir. Fery Fahrudin Munier, MSc. IPU., rakor ini bertujuan menyempurnakan rencana anggaran tahun 2023. “Untuk menyempurnakan rencana dan merumuskan strategi, maka diperlukan arahan dari Kepala Badan dan Sekretaris Badan Litbang Pertanian, serta masukan dan saran dari Kepala BPTP dan Koordinator PE selindo yang hadir hari ini, "pungkas beliau.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli