Alocasia Tanduk Rusa, SDG Lokal nan Langka Siap Didaftarkan
BPTP Gorontalo kembali melakukan pendataan sumber daya genetik lokal yang ada di Provinsi Gorontalo. Kali ini Tim SDG BPTP Gorontalo bersama Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi), Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si dan rombongan melakukan identifikasi terhadap salah satu tanaman langka yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara, tepatnya di Desa Tombulilato, Kecamatan Atinggola.
Tanaman hias bernama Alocasia Tanduk Rusa, merupakan tanaman langka yang hanya dapat ditemukan di daerah perbatasan Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara. Memiliki ciri khas daun bergelombang seperti keris, dengan warna hijau pekat yang mencolok serta tumbuh bercabang. Karenanya tanaman Alocasia yang satu ini dijuluki sebagai Tanduk Rusa. Dari permukaan daun terdapat bulu-bulu halus yang tampak seperti beludru.
Pesona tanaman langka inipun tak lepas dari buruan pecinta tanaman hias. Satu helai daunnya saja yang memiliki panjang +/- 15 cm dibanderol dengan harga 1 Juta Rupiah. Bahkan tanaman yang telah tumbuh dewasa bisa mencapai harga 8 juta rupiah. Oleh karena itu BPTP Gorontalo dengan bantuan tim dari Balithi ingin mengidentifikasi dan melakukan pendaftaran SDG Lokal tersebut sehingga kedepannya tanaman hias tersebut dapat dilindungi dan terselamatkan dari kepunahan.