10 Mahasiswa Teknologi Pangan UNG lakukan Presentasi dengan judul yang memukau

10  mahasiswa  jurusan  Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan presentasi hasil magang dihadapan para peneliti, penyuluh, teknisi litkayasa dan dosen pembimbing di ruangan samia BPTP Gorontalo pada rabu, 23/02/2022.

Setelah melaksanakan kegiatan magang selama 2 bulan,  10  mahasiswa  jurusan  Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan presentasi hasil magang dihadapan para peneliti, penyuluh, teknisi litkayasa dan dosen pembimbing di ruangan samia BPTP Gorontalo pada rabu, 23/02/2022. Kegiatan dibuka langsung oleh Sub Koordinator Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian Fatmah Sari Indah Hiola,  dalam sambutannya Fatmah berpesan kepada para mahasiswa sebagai generasi milenial agar mampu mengembangkan pengetahuan yang didapat selama magang di BPTP Gorontalo dan juga tidak pernah menyerah dalam berinovasi kedepannya. Selama pelaksanaan magang para mahasiswa dibimbing oleh para peneliti, penyuluh dan Teknisi Litkayasa BPTP Gorontalo juga dosen pembimbing dari kampus.
Beberapa judul yang dipresentasikan antara lain :

1). Efek Lama Penyimpanan Terhadap Keragaman Kandungan Gula Batang Sorgum Manis yang dibawakan oleh Delpian H. Diu;

2) Uji Sensori Terhadap Tepung Sorgum dari Dua Varietas (Super I dan Super II) oleh Desrina Datunsolang; 


Peneliti bidang Teknologi Pangan BPTP Gorontalo Erni Maruappe yang juga merupakan salah satu pembimbing magang menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada para peserta magang yang telah memilih judul-judul yang begitu bagus untuk ukuran magang, erni berharap judul ini dapat dilanjutkan ketahap penelitian sampai skripsi. Sementara itu Nitam Kasim selaku Koordinator Pelaksana kegiatan Magang dan Prakerin di BPTP Gorontalo menyampaikan apresiasi yang besar kepada para dosen pembimbing dari Faperta UNG yang telah mendorong para peserta magang untuk memilih judul laporang yang spesifik sesuai dengan jurusan ilmu teknologi pangan. Nitam berharap “kehadiran jurusan ilmu dan teknologi pangan akan menjadi jawaban akan permasalahan yang dihadapi oleh bangsa yang selama ini hanya mengekspor bahan mentah keluar negeri, alumni teknologi pangan harus menjadi pelopor agar hasil pertanian diolah didalam negeri sehingga yang diekspor keluar negeri adalah bahan yang sudah diolah agar memiliki nilai tambah. Kita mulai dari Gorontalo dan kita mulai dari kolaborasi antara BPTP Gorontalo dan Jurusan Ilmu Teknologi Pangan Faperta UNG” ungkap Nitam bersemangat.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli