Swasembada Pangan: Benih, Pupuk dan Teknologi

Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi oleh manusia. Ketersediaan pangan yang mencukupi bagi seluruh masyarakat menjadi tujuan pemerintah saat ini. Bahkan, negara terus berupaya agar swasembada pangan dapat dicapai untuk mengurangi ketergantungan dengan produk impor.
BPTP Gorontalo sebagai bagian dari pemerintah (Kementan), terus mendorong terdiseminasinya teknologi spesifik lokasi kepada para pelaku pertanian seperti petani dan penyuluh. Disadari, tercapainya swasembada merupakan resultan dari berbagai faktor seperti genetik tanaman, lingkungan maupun interaksinya.
Sejalan dengan tupoksi BPTP dalam diseminasi teknologi, tahun 2020 dilakukan demplot inovasi teknologi untuk peningkatan indeks pertanaman. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Bulango Utara, Desa Sukadamai, kelompok tani Sukamaju dan Bolulango.
Beberapa komponen teknologi yang dikenalkan diantaranya penggunaan benih jagung unggul berumur genjah serta toleran terhadap kekeringan seperti HJ 21, HJ 29, JH 37 dan SINHAS. Keempat varietas tersebut juga memiliki potensi produksi yang tinggi > 10 t/ha. Khususnya varietas SINHAS, jagung ini merupakan varietas bersari bebas yang baru saja dilepas oleh Kementan tahun 2019 dengan keunggulan dapat tumbuh baik pada lahan kurang subur karena toleran kekeringan dan rendah nitrogen.
Penggunaan pupuk yang tepat dosis dan tepat waktu, adalah faktor lain yang perlu diterapkan dilapang dan tentu saja iklim yang mendukung sangat pula mempengaruhi tingkat produksi yang dicapai.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli