Penyuluh Cerdas Andalan Petani

Penyuluh adalah Otaknya Petani. Kalau Petani pintar berarti penyuluhnya pintar. Penyuluh adalah referensi, narasumbernya petani. Baik buruknya petani mencerminkan penyuluhnya. Demikian pernyataan yang disampaikan Prof. Dedy Nursyamsi pada pembukaan Bimtek Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Penyuluh Pertanian PNS di Santika Hotel Depok, (20/3).
Kesuksesan swasembada pangan yang pernah dicapai oleh bangsa Indonesia pada masa lalu adalah tidak lepas dari peran kerja keras penyuluh pertanian. Penyuluh adalah kopasusnya petani, Penyuluh pertanian memang harus memiliki kemampuan, keahlian, dedikasi dan semangat di atas rata-rata demi suksesnya pembangunan pertanian di Indonesia, lanjutnya.
Kepala Badan PPSDMP juga menekankan bahwa jadilah penyuluh yang dirindukan petani dan pimpinan yang menunjukkan adanya proses interaksi yang baik, jangan sampai terjadi bahwa 'ada atau tidak adanya penyuluh tak ada bedanya'.
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 82 orang peserta yang terdiri dari Penyuluh Dinas Provinsi dan beberapa Kabupaten di Indonesia serta penyuluh dari BPTP di 34 Provinsi, dan salah satunya yaitu BPTP Gorontalo.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi kebijakan pembangunan Pertanian mendukung Kostratani oleh Kapusluhtan Dr. Lely Nuryati. Kapusluh memberikan penjelasan mengenai operasional kegiatan Kostratani dan dalam kesempatan tersebut juga meyampaikan bahwa setiap Jumat pukul 08.00-11.00 akan dilaksanakan “MENTAN SAPA PENYULUH DAN PETANI” melalui Video Conference dengan memanfaatkan AOR dan diharapkan agar kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan Bimtek bagi penyuluh ini dilaksanakan hingga hari Rabu pagi (4/3) dengan materi-materi yang diharapkan dapat meningkatkan khasanah pengetahuan bagi penyuluh serta diharapkan penyuluh lebih termotivasi, semangat, kerja keras dan cerdas dalam menjalankan tugasnya demi tercapainya Pertanian yang maju, amdiri dan modern. Adapun materi –materi yang diberikan adalah 1. Kostratani; 2. KEBIJAKAN JABATAN FUNGSIONAL ASN: Tansformasi Ketentuan Jabatan Fungsional Berbasis Output dan Kompetensi;3. Penyempurnaan Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian; 4. Aplikasi Dupak Online Penyuluh Pertanian; 5. Kebijakan Pengembangan Karier Jabfung Penyuluh Pertanian; 6. Manajemen Kepegawaian Pembinaan Jabatan Fungsional; 7. Pertanian Maju, mandiri dan Modern, 8. Penjelasan Butir Kegiatan Angka Kredit PP. Materi-materi tersebut disampaikan oleh Kepala BBPSDMP, Kepala Pusat Penyuluhan, Kepala Biro OK, Pejabat BKN, Fungsional Analis Kebijakan, dan Pejabat Fungsional PP Utama.

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli