Panen Raya Jagung Nusantara di Provinsi Gorontalo
Rabu, 29 September 2021, Kementerian Pertanian menggelar kegiatan panen raya jagung Nusantara yang di laksanakan di seluruh Indonesia. Kegiatan Panen raya ini di laksanakan secara virtual yang di rangkaikan dengan peringatan hari tani nasional tahun 2021.
Di Provinsi Gorontalo ada 3 Kabupaten yang melaksanakan panen raya jagung secara virtual yakni Kab. Pohuwato, Kabupaten Boalemo dan Kab. Gorontalo Utara.
Di Kabupaten Pohuwato penen raya di laksanakan di Lahan Demplot Ketahanan Pangan, Desa Marisa Selatan, Kecamatan marisa, Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan panen raya yang di laksanakan di Kab. Pohuwato, di hadiri ole Bupati Kabupaten Pohuwato Bapak Syaipul Mbuinga, Dandim 1313 Pohuwato bapak letkol Czi Purbo Awin Narto, S,Si, MM, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato bapak Kamel Alwi, S.Pi, Peneliti BPTP Gorontalo, Penyuluh, anggota kelompok tani dan anggota Forkopimda. Kegiatan Panen Raya jagung ini di pandu langsung oleh Bupati Kabupaten Pohuwato. Dalam penyampaiannya Bupati menjelaskan bahwa produksi tanaman jagung bulan Oktober sampai Desember tahun 2021 sebanyak 161.953 ton dan luas panen 31.692 ha. Pada penjelasannya juga Kepala dinas Kab. Pohuwato menjelaskan hasil ubinan jagung pada lokasi panen raya tersebut mencapai 13, 2 ton/ ha.
Selanjutnya di Kabupaten Boalemo, Panen raya di pusatkan di Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, yang di hadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo ibu Roslina Karim, SP, dan di kabupaten Gorontalo Utara,di laksanakan di desa Titidu, Kecamatan Kwandang, kabupaten Gorontalo Utara, di hadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Gorontalo Utara, Bapak Dr. Hi. Indra Yasin, SH, MH dan Kepala dinas pertanian Kabupaten Gorontalo Utara
Mewakili gerakan panen raya serentak tanaman jagung Nusantara, di desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa produksi jagung nasional tahun 2021 di perkirakan over stok 2, 85 juta ton, dan berdasarkan kementan dan BPS, luas panen jagung nasional Januari-Desember 2021 seluas 4,15 juta Ha, produksinya 15, 79 juta ton, dengan kadar air 14 %. Menurut beliau juga ketesediaan jagung dalam negeri di pastikan aman karena jagung mudah di tanam di seluruh daerah Indonesia.