BPTP Gorontalo Inisiasi Pengembangan Sorgum sebagai sumber diversifikan pangan, pakan dan bioenergy di Provinsi Gorontalo.

Pengembangan sorgum di Provinsi Gorontalo sedikit demi sedikit mulai dilirik sebagai sumber diversifikasi pangan, pakan dan bioenergy. Hal ini penting dalam mendukung ketahanan pangan, pakan dan bioenergy masa depan, apalagi saat sekarang ini dihadapkan pada kondisi pandemi covid-19. Hal ini dapat menjadi sumber tanaman alternatif petani, ketika lahan sudah tidak dapat lagi ditanami jagung akibat kekurangan air, ataupun lahan2 marginal lainnya yang selama ini tidur/tidak diolah. Tanaman sorgum ini menjadi solusi, karena memiliki daya adaptasi luas, dapat tumbuh dan berkembang pada lahan-lahan bercekaman (tanah masam dan kekeringan) sehingga dapat mengisi kekosongan lahan tersebut. Beberapa tempat di Provinsi Gorontalo ini sudah mulai dikembangkan, termasuk di Bptp Gorontalo sebagai sumber hilirisasi inovasi teknologi pertanian. Mungkin saja tanaman ini dapat menjadi solusi penghalau burung dalam mengurangi kehilangan hasil tanaman utama misalnya pada tanaman padi. Dengan menanam 1 baris tanaman sorgum sekitar pematang sawah bersamaan tanam padi. Dimana burung ini lebih memilih biji sorgum daripada padi sebagai sumber makanannya. Sementara batang sorgum yg bijinya sudah habis di makan burung pipit masih dapat dimanfaatkan dengan memeras airnya (nira) utk memproduksi gula cair atau produksi bioetanol dan ampas batang dapat di formulasikan menjadi sumber pakan ternak dgn kandungan nutrisi yang tinggi. Beras dan tepung sorgum dengan nutrisi sangat bagus utk kesehatan sangat menjanjikan sebagai sumber pangan dan kuliner masa depan dengan berbagai produk turunan yg dapat dihasilkan. Keunggulan lain dari tanaman sorgum ini dapat diratun, sehingga 1 kali tanam dapt dipanen 2 - 3 kali. Sekian sedikit ulasan mengenai tanaman potensial sorgum.

 

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli