Benih biofortifikasi karya peneliti Balitbangtan Kementan diproduksi di Gorontalo.
Dalam upaya mendukung program pengembangan produksi benih biofortifikasi maka di lakukan perbanyakan benih padi baru yakni varietas IR Nutrizinc.
Varietas IR Nutrizinc ini memiliki kandungan zinc sebesar 34, 51 ppm atau sekitar 8 ppm lebih tinggi dari varietas yang sering di budidayakan petani misalnya varietas Ciherang yang hanya mengandung 24, 06 ppm.
Keunggulan ini turut mensukseskan program pemerintah dalam mengatasi kekurangan gizi dan masalah stunting di Indonesia.
BPTP Gorontalo pada tahun 2020 ini mulai mengembangkan benih varietas IR Nutrizinc ini.
Biofortifikasi pada IR Nutrizinc ini di harapkan juga dapat membantu meningkatkan imun tubuh dalam mengatasi virus covid 19.

Alhamdulillah di tengah pandemi covid 19 ini kelompok penangkar pangestu, desa bandungrejo kec, boliyohuto, kab Gorontalo tetap memproduksi benih varietas IR Nutrizinc ini, hasil produksi benih ini kerjasama BPTP Gorontalo yang nantinya akan di distribusikan pada tiap kabupaten di provinsi Gorontalo untuk memenuhi kekurangan persediaan benih pada MT 2.