BALITBANGTAN BPTP GORONTALO DALAM KEMANDIRIAN BENIH PERKEBUNAN DI PROVINSI GORONTALO

Kelapa merupakan tanaman perkebunan tradisional yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan banyak diusahakan oleh masyarakat. Di masyarakat, kelapa juga memiliki peran yang beragam mulai dari penyedia pangan, bahan baku industri, sumber devisa Negara melalui ekspor kopra, sampai dengan pelestarian lingkungan. Tidak hanya itu, tanaman kelapa bahkan menjadi branding/gambaran utama bagi pemerintah provinsi Gorontalo.


Kementerian pertanian mencatat luas perkebunan kelapa di Indonesia saat ini mencapai 3,5 juta hektar, dimana sebesar 97% didominasi oleh perkebunan rakyat dengan dominasi tanaman berusia tua dan sebagian kecil rusak, untuk mengantisipasi penurunan produksi berkelanjutan dan sebagai upaya untuk meningkatkan produksi dimasa mendatang maka pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi gorontalo secara sinergi melakukan peremajaan tanaman dan perluasan areal penanaman kelapa.

Di Provinsi Gorontalo, upaya mempertahankan dan meningkatkan produksi kelapa tercermin dari program kegiatan peremajaan dan pengembangan tanaman kelapa ini di 3 tahun terakhir (2017-2020). Khusus Balitbangtan BPTP Gorontalo sejak tahun 2017 hingga 2019 telah menyerahkan Bibit kelapa dalam siap tanam sebanyak 21.250 untuk peremajaan kelapa seluas 177 ha dan untuk tahun 2020, akan kembali mendistribusikan Bibit kelapa dalam sejumlah 24.000 untuk kebutuhan 200 ha.
Bibit kelapa tersebut rencananya akan didistribusikan ke 5 kabupaten di provinsi gorontalo dan akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing kabupatennya.
Semoga program peremajaan dan perluasan areal penanaman kelapa dalam ini menjadi titik awal kembalinya kejayaan kelapa di Provinsi Gorontalo.

 

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset

Teks asli