Umur Tanaman : 50% keluar rambut ± 58 hari setelah tanam
Masak fisiologis ± 102 hari setelah tanam
Tinggi Tanaman :  ± 210 cm
Batang : Diameter ± 2,2 cm, bentuk bulat
Ukuran Tongkol : Panjang ±17,9 cm dan diameter ± 4,9 cm
Kedudukan Tongkol : Pertengahan tanaman
Kelobot : Menutup dengan baik
Tipe/Warna Biji : Semi mutiara/Kuning orange
Baris Biji : Silindris
Jumlah Baris/tongkol :  14 – 16 baris
Bobot 1.000 biji :  + 339 gram
Potensi Hasil : 12,8 ton/ha
Ketahanan : Tahan penyakit bulai, karat dan hawar daun.
Anjuran Tanam : ditanam pada lahan sawah atau tadah hujan pada musim kemarau di lahan sawah atau lahan kering.

Penulis : Fatmah Sari Indah Hiola, SP

Umur Tanaman : 50% keluar rambut ±58 hari setelah tanam
Masak fisiologis ±103 hari setelah tanam
Tinggi Tanaman : ± 219 cm
Batang : Agak Bulat
Ukuran Tongkol : ± 19,20 cm, diameter ± 4,89 cm
Kedudukan Tongkol : Pertengahan tanaman
Kelobot : Menutup dengan baik
Tipe/Warna Biji : Semi mutiara/Kuning orange
Baris Biji : Lurus
Jumlah Baris/tongkol : 14 – 18 baris
Bobot 1.000 biji : 340,5 gram pada KA 15%
Potensi Hasil : 13,7 ton/Ha
Ketahanan : Tahan terhadap penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), hawar daun dataran rendah (Helminthosporium maydis) dan karat daun (Puccinia sorgi).
Anjuran Tanam :  Baik ditanam pada lahan dataran rendah sampai tinggi dan prolific 30% pada lingkungan yang sesuai.

Penulis : Fatmah Sari Indah Hiola, SP

Umur Tanaman : 50% keluar rambut ± 57 hari setelah tanam
Masak fisiologis ± 82 hari setelah tanam
Tinggi Tanaman : ± 208,7 cm
Batang : Bulat
Ukuran Tongkol : Silindris, Panjang ± 17,3 cm
Kedudukan Tongkol : Pertengahan tanaman
Kelobot : Menutup dengan baik sampai ujung tongkol
Tipe/Warna Biji : Mutiara/Jingga
Baris Biji : Lurus agak bengkok
Jumlah Baris/tongkol : ± 14 – 16 baris
Bobot 1.000 biji : ± 421,2 gram
Potensi Hasil : ± 12,2 ton/Ha
Ketahanan : Tahan penyakit bulai (Peronosclerospora philipinensis), hawar daun (Helminthosporium maydis) dan karat daun (Puccinia sorgi).
Anjuran Tanam : Baik ditanam pada lahan dataran rendah sampai tinggi.

Penulis : Fatmah Sari Indah Hiola, SP